Senin, 07 Januari 2013

Cara Root SAMSUNG Android

Sering banget gak sih denger kata-kata yang namanya Root dan SuperUser? Nah...Kalau iya anda memang sering banget denger kata-kata tersebut tapi tidak mengerti apa dan untuk apa, disini saya akan sedikit "Memberikan" penjelasan kepada anda

Selain memberikan penjelasan, kalau-kalau anda tiba-tiba mikir "Ih, pengen dong Device saya di Root, gimana tuh caranya?" well, disini juga akan saya berikan cara-cara "Universal" alias cara yang bisa diterapkan untuk melalukan Rooting untuk seluruh Device SAMSUNG Android, bukan tutorial individu seperti "Cara Root SAMSUNG Galaxy Ace 2" so apapun Device anda, bisa lho menggunakan cara-cara ini


Sebelumnya disini saya mau menjelaskan dulu tentang apa yang dimaksud dengan Rooting, serta Pro dan Kontranya, sehingga anda sebagai pembaca bisa menentukan apakah Rooting itu diperlukan atau tidak, sesuai dengan pandangan anda. Memberikan pilihan itu lebih baik

Pengertian tentang Rooting

Fungsi Root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna android untuk dapat masuk ke sistem android. Dengan melakukan root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer windows, fungsi root android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.

Dengan melakukan root android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel android. Rooting android sama seperti “membuka pintu” bagi anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.

Kenapa pengembang sistem operasi android tidak memberikan akses root sejak awal?

Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala, oleh karena itu pengembang android membatasi akses ke file sistem.

Pro Tentang Rooting
1. Dapat meng-install aplikasi yang membutuhkan akses root
berikut adalah beberapa contoh aplikasi yang membutuhkan akses root yang paling banyak diinstall:
App2card dan link2sd: Dengan aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memindahkan semua aplikasi ke sd card.

Titanium backup: Aplikasi ini berguna untuk membackup semua aplikasi yang terinstall. Bukan hanya itu saja, aplikasi ini dapat juga mem-back up data-data aplikasi seperti pengaturan (setting-an), dll.

Aplikasi screenshot: Berguna untuk mengambil screen shot dari layar handphone.

Wi-fi tether: Aplikasi ini dapat menjadikan ponsel android membagi koneksi internetnya melalui jaringan wi-fi. Catatan: Pada sistem android 2.2 froyo keatas, aplikasi ini sudah terinstall pada handphone.’

2. Dapat menginstall custom rom
Apa itu custom rom? Custom rom adalah sistem operasi android kustom (alternatif) atau bukan buatan vendor ponsel. Custom rom dikembangkan oleh komunitas penggemar sistem operasi android.

Catatan: Dengan melakukan root bukan berarti anda dapat langsung melakukan instalasi custom rom, namun kebanyakan handphone android membutuhkan akses root bila ingin diinstall custom rom.

3. Dapat melakukan pengaturan untuk memaksimalkan kinerja ponsel.
Salah satu pengaturan yang dapat dilakukan adalah overclock processor. Dengan melakukan overclock, processor dapat “dipaksa” kerja lebih cepat dari kecepatan bawaannya yang secara keseluruhan dapat meningkatkan kinerja ponsel. Namun demikian, overclock dapat memperpendek usia processor, membuat baterai lebih boros dan cepat panas dan juga ada kemungkinan menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.

4. Dapat uninstall aplikasi bawaan pabrik
Dengan melakukan root, kita dapat melakukan uninstall aplikasi-aplikasi bawaan pabrik yang tidak berguna dan hanya memenuhi memori telepon. Namun, jika anda berniat melakukan hal ini sebaiknya berhati-hati, karena jika salah uninstall dapat menyebabkan kinerja handphone menjadi tidak sempurna. Sebaiknya jangan dilakukan bila tidak terlalu diperlukan.

Kontra Tentang Root
1. Dapat menghilangkan garansi handphone
Kenapa rooting android dapat menghilangkan garansi? Root itu diibaratkan seperti “segel garansi”. Analoginya seperti ini, apabila anda membeli komputer buatan pabrik (bukan komputer rakitan), biasanya akan dilengkapi dengan segel atau stiker garansi. Segel ini biasanya akan rusak bila kita membuka casing computer.

Jika hp anda mengalami kerusakan, misalnya speaker tidak berbunyi dan anda membawa ke service center dengan kondisi ter-root, maka ada kemungkinan klaim garansi akan ditolak dan dikatakan bahwa ponsel rusak akibat proses root, padahal sebenarnya tidak.

Namun sebenarnya anda tidak perlu terlalu khawatir, berbeda dengan segel garansi, proses root dapat dibalikkan atau ponsel dikembalikan ke kondisi awal. Proses ini dinamakan unroot. Jika proses unroot dilakukan, maka secara otomatis garansi akan berlaku kembali.

Catatan: Bila ingin membawa hp ke service center, selain dilakukan unroot, sebaiknya lakukan juga factory reset (menghilangkan semua data dan aplikasi yang terinstall)

2. Masalah keamanan
Sebenarnya untuk yang satu ini masih menjadi perdebatan. Dikatakan bahwa dengan melakukan root, maka aplikasi-aplikasi malware seperti virus atau trojan dapat dengan mudahnya masuk ke file sistem dan melakukan pengrusakan atau melakukan pencurian data-data pengguna.

Namun demikian, sebenarnya walaupun hp tidak di root, apabila pembuat virus memang “berniat jahat”, maka tanpa root pun, aplikasi virus dapat dengan mudah mengakses sistem file

Nah, setelah anda mengetahui sedikit seluk-beluk mengenai Rooting itu sendiri, silahkan tentukan langkah yang akan anda pilih, apakah anda ingin tetap melanjutkan Rooting dan mendapatkan pengalaman baru yang "lebih" dari sekarang karena anda mau dan berani untuk melakukan editing terhadap System Android anda.

Atau, mengurungkan niat anda untuk melakukan Rooting dan menggunakan Device Android anda seperti Handphone biasa yang hanya melakukan SMS - Internet - Telpon namun tidak mendapatkan pengalaman baru karena tidak melakukan Rooting

Oke, jika anda membaca tulisan di paragraf ini, maka saya asumsikan bahwa anda sudah mau dan berani untuk melakukan yang namanya Rooting selamat datang kedunia Editing System Android yang menyenangkan, kawan

Untuk melakukan Rooting, diperlukan dua file yang harus anda miliki, diantaranya andalah
  • File SuperUser, biasanya berbentuk ZIP
  • Custom Recovery Mode, untuk meng-Install file SuperUser, biasanya berbentuk ZIP atau berbentuk "fileblabla.tar.md5"
Dan karena masing-masing device memiliki file SuperUser dan Custom Recovery Mode yang berbeda, silahkan cari kedua file tersebut di XDA Developer. Caranya.
  1. Cari Device anda di http://forum.xda-developers.com/forumdisplay.php?f=686
  2. Setelah anda menemukannya, silahkan masuk kedalam Pencarian yang ada disebelah Kanan kemudian ketikkan "Root"
  3. Anda akan menemukan file yang dibutuhkan. Silahkan praktekan jika anda mengerti karena bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris
  4. Jika tidak mengerti namun sudah memiliki file yang dibutuhkan, silahkan baca Artikel ini lebih jauh lagi
Setelah anda mendapatkan file yang dibutuhkan untuk melakukan Rooting, silahkan ikuti petunjuk dibawah ini. Baca dengan seksama atau...Apabila anda melakukannya dengan salah maka Device anda akan mengalami setidaknya Softbrick atau Bootlop (Tidak bisa menyala) atau yang lebih parah bahkan mengalami Brick (Mati total) No pain no gain, bro

Instalasi Custom Recovery Mode (Skip cara ini jika anda tidak memiliki fitur Eksternal SDCard)
  1. Buka Odin

  2. Kemudian pilih menu "PDA" → Pilih file Custom Recovery Mode

  3. Masuk kedalam Download Mode (Matikan Device hingga tidak ada lampu yang menyala → Tekan tombol Volume Down → Home → Power secara serentak selama 5 Detik)
  4. Connect Device anda dengan Laptop (atau Komputer) menggunakan kabel data hingga odin menampilkan Device anda sudah siap untuk di Instal Custom Recovery Mode
  5. Klik Start untuk melakukan instalasi
Rooting via Custom Recovery Mode
  1. Setelah anda sudah memiliki Custom Recovery Mode, silahkan masuk kedalam Recovery Mode (Matikan Device hingga tidak ada lampu yang menyala → Tekan tombol Volume Up → Home → Power secara serentak selama 5 Detik)
  2. Pilih Install from SDCard
  3. Cari file Root yang sudah anda dapatkan
  4. Reboot
Nah, setelah anda selesai melakukan Root lewat Recovery Mode, silahkan Reboot Device anda, kemudian lihat apakah ada sebuah aplikasi bernama "SuperUser" atau "SuperSU" jika sudah ada berarti anda berhasil melakukan Rooting Device.

Dan jika SuperUser atau SuperSU belum ada, berarti Rooting gagal dilakukan. Pastikan apakah cara yang sudah anda lakukan benar atau tidak. Jika sudah merasa benar, silahkan Download ulang file Root melalui XDA, mungkin saja file yang anda download Corrupt

Dan silahkan bereksplorasi didalam editing Android yang anda miliki sekarang

Note
- Untuk Device yang tidak memiliki Eksternal SDCard, silahkan meng-Install Custom Recovery Mode melalui Default Custom Recovery, baru install SuperUser menggunakan Custom Recovery Mode


1. Jika anda ingin menanyakan sesuatu silahkan isikan di kotak komentar atau mention saya di twitter biar dibalas lebih cepat. Dengan syarat pertanyaannya yang jelas dan spesifik.
2. Kalau ada link download yang mati, laporin aja di kotak komentar atau mention juga ke twitter. Maklum file yang ada di Blog ini kebanyakan file Illegal.
3. Makasih udah mau berkunjung. Jangan lupa baca Info Box untuk mendapat berita terbaru tentang Blog ini B-)

2 komentar:

  1. root untuk ace 2 tidak tersedia gan

    BalasHapus
  2. setelah saya ngeroot hp ku langsung blank hanya tulisan galaxy ace 2 aja yg muncul.. gimana ngatasinya gan?

    BalasHapus

Search

Anime Terbaru

Info Box

Pengen pake JellyBean di Ace 2-nya tapi gak mau ngerasa Lag atau Boros Batre? Silahkan gunakan CM10
Untuk prepare menghadapi 'Gencaran BBM' yang akan terjadi pada Android, silahkan download User Guide tentang cara menggunakan BBM for Android disini, gratis
Jika anda menyukai konten di Blog ini dan ingin sedikit membantu mengembangkannya, silahkan melakukan Donasi dengan melakukan Buffering sebuah Video yang Size-nya hanya 1 MB. Jika anda melakukan Donasi, maka konten di Blog ini akan semakin beragam. Terimakasih.

Diberdayakan oleh Blogger.